GSS Deria Raba

Berbagi Kasih di Ulang tahun Emas Pertuni

Para penyandang disabilitas, bukanlah individu yang serta merta tanpa daya dan upaya. Mereka memiliki beberapa kemampuan dan keterampilan yang patut diapresiasi.

“Perkenankan saya memperkenalkan diri lagi. Saya David Paterson dan Saya Gubernur Negara Bagian New York,” ujar Paterson dalam pidato pelantikan pada 17 Maret 2008. dia adalah orang kulit hitam pertama yang menjabat sebagai Gubernur New York. Dia juga orang buta pertama yang menduduki jabatan itu di Amerika Serikat.

David Alexander Paterson (58) diangkat menggantikan Eliot Spitzer, Gubernur New York sebelumnya yang mengundurkan diri. Paterson, yang menjabat wakil gubernur, otomatis menjadi gubernur sesuai dengan konstitutsi New York. Paterson, gubernur ke-55 New York, kemudian meneruskan masa jabatan Spitzer hingga tahun 2010.

Paterson kehilangan penglihatan saat berusia tiga bulan akibat infeksi telinga yang menjalar ke saraf optic (penglihatan). Mata kirinya buta, mata kanannya bisa melihat tetapi sangat terbatas.  Namun, sepanjang karier politiknya selamat 20 tahun, kebutaannya tidak pernah dipersoalkan. Kecerdasan dan kepribadiannya yang menyenangkan mengalahkan cacat fisik yang disandangnya.

Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) menginjak usia emasnya

PERTUNI adalah organisasi kemasyarakatan tunanetra Indonesia yang didirikan oleh sekelompok tunanetra pada tahun 1966, bertujuan mewujudkan keadaan yang kondusif bagi orang tunanetra untuk menjalankan kehidupannya sebagai manusia dan warga negara Indonesia yang cerdas, mandiri dan produktif tanpa diskriminasi dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan, sehingga kekurangan fisik yang dimiliki tidak akan menghalangi para penyandang tunanetra untuk mampu berbagi kepada masyarakat.

Turut berkontribusi dalam program pemberdayaan anggota PERTUNI, dalam rangka memperingati ulang tahun PERTUNI yang ke-50th, Minggu, 24 Januari 2016, Komunitas Sadar Sehat mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan seminar edukatif yang bertajuk “Pola Hidup Sehat dan Bijaksana, Cegah Diabetes Sejak Dini” yang diadakan di Panti Deria Raba Denpaasar.

Acara yang diikuti oleh setidaknya 80 anggota PERTUNI ini mendapatkan respon positif baik dari peserta maupun pengurus yayasan. “Kalau tidak sakit, kami biasanya tidak pernah pergi ke dokter, senang sekali selain mendapat pengetahuan, dokter-dokter dari Komunitas Sadar Sehat juga melakukan pemeriksaan gula darah gratis untuk kami semua, ternyata tidak ada keluhan, bisa saja kadar gula darah tinggi” ujar Made Kandra (55th) Ketua PERTUNI Cabang Bali.

Suasana seminar menjadi hidup dan aktif karena banyak peserta mengajukan pertanyaan kepada narasumber, mulai dari apa itu penyakit diabetes, yaitu suatu penyakit dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau insulin tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu akan menyebabkan gula darah meningkat saat diperiksa. Ada 2 jenis tipe utama dalam Diabetes yaitu: Diabetes tipe 1 yaitu suatu keadaan dimana tubuh sudah sama sekali tidak dapat memproduksi hormon insulin. Sehingga penderita harus menggunakan suntikan insulin dalam mengatur gula darahnya. Sebagian besar penderitanya adalah anak-anak & remaja. Dan Diabetes tipe 2 yang disebabkan karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik (resistensi insulin). Tipe ini merupakan yang terbanyak diderita saat ini (90% lebih), sering terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, gemuk dan mempunyai riwayat diabetes dalam keluarga. Dan beberapa pertanyaan lainnya seperti bagaimana gejala diabetes, dan bagaimana kita menyikapi teknologi perkembangan obat yang sangat pesat.

Gerakan Sadar Sehat

Komunitas Sadar Sehat berdiri sejak 17 Agustus 2015, yang merupakan kumpulan anak muda yang memiliki kepedulian dan secara sukarela melakukan pelayanan, khususnya di bidang promosi kesehatan (pencegahan dan pengendalian) penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, pendidikan pola hidup sehat, penanaman nilai-nilai kemanusiaan dan kegiatan pelestarian lingkungan hidup. Sampai saat ini Komunitas Sadar sehat terdiri dari 32 orang dari berbagai latar belakang yang mayoritas adalah pelayan kesehatan seperti dokter, perawat, dan mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat. Manfaat keberadaan kami komunitas sadar sehat adalah berusaha meringankan beban masyarakat melalui kegiatan pelayanan kesehatan yang sekaligus menjadi wadah untuk menjaring pasien yang membutuhkan bantuan yaitu dengan cara mendatangi masyarakat dan melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai deteksi dini untuk beberapa penyakit kronis.Melalui media penyuluhan kami juga melakukan kegiatan penyuluhan pola hidup sehat dan penanaman nilai-nilai kemanusiaan terhadap anak. Dalam bidang lingkungan hidup yang sangat erat hubungannya dengan kesehatan kami juga ikut menyukseskan gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon untuk penghijauan.

Harapan dari pertuni

Dalam acara tersebut Ketua Pertuni I Made Kandra mengatakan bahwa kami sungguh bersyukur Komunitas Sadar Sehat bersedia berkunjung dan melakukan seminar serta pemeriksaan gratis kepada PERTUNI, ini sangat bermanfaat, ternyata ada banyak hal yang harus kami benahi tentang pola hidup sehat untuk mencegah berbagai penyakit kronis. Kami berharap hal ini dapat dilakukan secara kontinyu dengan topik yang berbeda-beda, misalnya tiap 3 bulan sekali untuk menambah wawasan dan menjaga kesehatan kami secara umum.

Untuk tetap mempertahankan keberlangsungan kegaitan dari komunitas sadar sehat kami membuka kesempatan untuk bersama-sama berbagi dalam membantu sesama dengan cara membagikan informasi mengenai Gerakan Sadar Sehat melalui jaringan sosial media masing-masing, serta bisa juga berbagi tentang tempat dimana kami bisa melakukan pelayanan, kedua bias dengan turut berpartisifasi menjadi sukarelawan pada acara pelayanan yang kami lakukan dan yang ketiga dengan menjadi donator dari kegiatan yang sedang dan akan di lakukan oleh Komunitas Sadar Sehat. Untuk info lebih lengkap silakan kunjungi www.sadarsehat.org atau di email ke dr.kefani@gmail.com

Pertuni 1 Pertuni 2

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *